Saturday, October 25, 2014

Real Taste of Taiwanese Dessert at Snowbowl Pantai Indah Kapuk


Snowbowl merupakan salah satu Taiwanese Dessert yang berlokasi di Pantai Indah Kapuk yang menawarkan beragam hidangan penutup dan Taiwanese snack. Secara geografisnya, Snowbowl terletak di daerah yang memiliki persaingan tinggi namun lokasi Snowbowl berada pada lokasi yang kurang familiar bagi penikmat kuliner di Pantai Indah Kapuk karena berada di luar kawasan kuliner Pantai Indah Kapuk pada umumnya. Snowbowl sendiri memiliki opening time mulai dari pukul 10.00 sampai 00.00 pada weekdays dan sampai pukul 01.00 pada weekend.
Yang ditawarkan oleh Snowbowl kepada konsumennya adalah dessert-dessert Taiwan dengan snow ice, snack-snack seperti chicken popcorn, french fries, mocha, minuman-minuman Taiwan, main course, dan lain-lainnya. Snow ice sendiri menjadi diferensiasi utama dari Snowbowl dengan competitor-kompetitor lainnya, snow ice yang disediakan oleh Snowbowl adalah yang sudah memiliki rasa seperti mango, green tea, soya, grass jelly, taro, coklat, plum, dan pinapple.

Kalau yang lain cuma es serut hanya dikasih flavor aja, kalau disini snow ice dibikin khusus dengan mesin khusus, kalau original dessert Taiwan ya ini, cuma disini ya mereka ga tau cara bikinnya dan mesinnya ga ada disini.
Range harga yang ditawarkanpun beragam mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 45.000,-. Konsumen dari Snowbowl sendiri diakui beragam, mulai dari remaja hingga keluarga, dan weekend menjadi masa dimana konsumen ramai berdatangan.
“Ya namanya bisnis restoran dimanapun, weekend pasti lebih rame karena customer lebih banyak waktu.”
Marketing Attraction dari Snowbowl yang selama ini pernah dijalankan adalah antara lain, promo cash back, launching varian baru, dan diskon-diskon pada beberapa snack seperti mochi. Marketing Attraction tersebut diletakan diatas meja untuk dapat dilihat-lihat oleh konsumen yang datang.
Menurut owner, layout dari Snowbowl menjadi daya tarik utama, interior dan eksterior yang didominasi warna putih dan beberapa dekorasi ruangan. Selain itu beberapa fasilitas yang tersedia dianggap sebagai daya tarik bagi customernya, yaitu WiFi, ruang karaoke, cable TV, dan meeting room.
Dari interior ya, kita bikin lebih unik ya ada snowy snowynya, membuat orang tertarik dari eksterior dan interior ya. Selain itu kita juga ada banyak fasilitas, wifi, karaoke juga bisa.

Dari desain layout, interior, dan eksterior dari Snowbowl, owner berharap kalau konsumen yang masuk ke dalam kafe merasa nyaman dan menikmati rasa dari setiap varian yang disediakan. Karena memang yang selama ini dirasakan menjadi kunci kesuksesan dari Snowbowl adalah menjaga standard taste dari makanan, kemampuan berinovasi yang terus menerus untuk tetap dapat bersaing dengan kompetitor.
“Perilaku konsumen kan berubah, menu-menu baru sepeti cocopanda, strawberry delight, itu juga diliat dari perkembangan yang ada.”

Berdasarkan factors affecting the supply of leisure, Snowbowl memiliki faktor dari fashions and trends, dan leisure behavior of population. Dimana, Snowbowl mengikuti trend yang sedang berkembang dalam  sektor F&B, khususnya dessert, selain itu leisure behavior of population yang senang mencari tempat-tempat yang baru membuat Snowbowl dapat memenuhi demand akan suatu hal yang baru. Hal itu juga mempengaruhi berjalannya Snowbowl, yakni membuat inovasi-inovasi yang baru dalam menunya.
Namun apabila dilihat dari segi visitor, yang menjadi attraction mereka datang ke Snowbowl adalah dari site specific factor, yakni availibility of visitor service, dimana hanya karena Snowbowl tidak seramai tempat dessert lainnya di Pantai Indah Kapuk dan juga crowding level yang rendah,
sehingga calon konsumen tidak perlu waiting list.
Berdasarkan analisa bluprint, titik kritis dari Snowbowl adalah pada saat pengunjung harus menunggu pesanannya datang. Attractions pada Snowbowl kurang terlibat dalam customer actions sehingga dapat menyebabkan kebosanan apabila pengunjung datang sendirian. Meja bar yang diharapkan dapat menjadi attraction, ternyata tidak dapat menjadi attraction karena tidak dapat terlihat oleh pengunjung. Karena bentuknya yang kurang sesuai dengan harapan dari pengunjung.
Selain itu, titik kritis juga berada pada saat konsumen menikmati pesanannya, rasanya yang kurang memuaskan sehingga konsumen akan merasa kecewa dan tidak akan kembali lagi untuk mencoba varian-varian Snowbowl lainnya.
Dari segi lokasi juga menjadi evaluasi bagi Snowbowl, mayoritas pengunjung Pantai Indah Kapuk, terpusat pada daerah yang sudah umum menjadi pusat kuliner atau hangout di Pantai Indah Kapuk. Selain itu, pengunjung juga merasa Snowbowl tidak memiliki selling point yang otentik, karena  bagi pengunjung, mereka belum merasa apa yang menjadi diferensiasi dari Snowbowl, pengunjung masih menganggap Snowbowl mengikuti dessert-dessert lainnya, tetapi tidak memberikan hal yang lebih baik dari kompetitornya.
Secara experience, pengunjung merasa secara total experience yang didapatkannya biasa saja, tidak merasa fun ataupun annoying. Pengunjung yang diwawancara bahkan bercerita dirinya pernah mengalami kejadian dimana ada pengunjung lainnya yang bermasalah dengan waiter/waitress sehingga menganggu suasana.  Fasilitas yang dianggap lengkap pun dirasakan kurang oleh pengunjung, karena pengunjung ini pernah menempati meja yang tidak terdapat stop contact.

Rekomendasi untuk Snowbowl adalah, lebih mendesain fasilitasnya sesuai dengan apa yang konsumen inginkan, dan apa yang menjadi diferensiasi dari Snowbowl dikomunikasikan kepada target marketnya, sehingga konsumen datang ke Snowbowl tidak hanya karena ‘no waiting list’ nya saja, tetapi karena ingin merasakan diferensiasinya. Inovasi-inovasi yang ada memang baik adanya, namun lebih baik kalau Snowbowl membuat satu atau dua yang memang menjadi signature nya, hal itu mempermudah pengunjung menentukan pilihan dan dapat menjadi daya tarik juga. 

No comments:

Post a Comment